Skip to content

Tag: self awareness

Terima Kasih, Aku..

Sudah November lagi. Hujan masih terus menyapa, menambah syahdu suasana malam ini. Eh, kenapa jadi melow gini deh.

Baik, malam ini, aku pingin ngobrol lagi sama aku sendiri. Sama Himsa yang setahun ini udah berjuang. Melewati banyak fase sampai di titik ini. Baik kumulai meneteskan air mata. Tapi tak apa, ada kalanya kita perlu menangis bahagia, ‘memeluk’ diri kita sendiri, yang di balik kelemahannya ternyata menyimpan kekuatan yang luar biasa.

Dear, Aku, Himsa yang kini pipi chubby-nya kembali.. (Ya, salah satu target kamu tahun ini adalah menaikkan berat badan, dan alhamdulillah, dengan menjadi ‘lebih luwes’ dan mengurangi kadar overthinking ternyata membantu banget ya buat naikin berat badan).

Tahun ini kamu memulainya dengan empat poin doa yang kamu tulis bersama sahabat soul sister kamu di Komunitas Ibu Muda Indonesia (KIMI). Waktu itu, kamu menulis empat poin, padahal anjurannya hanya tiga poin. Pada momen itu, kamu kemudian menyadari betapa masih serakahnya dirimu. Tapi doa itu sudah kamu tulis. Artinya, kamu harus berproses atas semua konsekuensinya. Kamu harus ingat, ketika kamu sakit atau lelah, mungkin saja itu bagian dari proses agar Allah mewujudkan doamu.

Dear, Aku. Mari sejenak melihat catatan doamu. Lihatlah, meskipun kamu sempat menangis berkali-kali, tapi doa-doamu diproses oleh Allah. Continue reading Terima Kasih, Aku..