Skip to content

Tag: tenang

Belajar Sabar

Man Shabara Dzafira

Suatu ketika, saya pernah lelah ketika Naya kumat tidak mau makan. Rasanya ffffhhh sesak sekali lihatnya. Tapi ya sudah, tarik nafas, tenang di pojokan mencari ide agar dia mau makan. Sabar menuntut kita untuk kreatif mencari solusi, sehingga kita lupa berkeluh kesah. Dari menawari nasi yang dibulat-bulat, disate, bikin makaroni, makan bareng temennya, dan lain-lain. Tapi ya gitu, masih irit. Tapi lebih baik, setidaknya dia mau makan walaupun sedikit. Ya udah. Ya udah. Saya mencoba melepaskan beban saya dengan pasrah. Nanti kalau lapar, dia pasti minta. Sambil berdoa tentu saja. Sabar. Sabar. Sabar itu kan berusaha dan berserah. Sabar bukan berarti kita tidak boleh kesal, tapi kita tahu cara menyalurkan kesal itu dengan baik. Apalagi menghadapi anak bayi, makin kita rungsing, makin menjauh dia dari harapan kita. Ya udah. Sabar. Lalu, tiba-tiba, Naya memberi kejutan. Saat saya sedang makan, tidak menawarinya, dia justru mengambil alih makanan saya dan makan sendiri dengan lahap. Ah leganyaaaaa. Kalau tadi saya jadi nangis atau marah, pasti menguras energi.

Di sisi lain, sabar juga terkadang tentang tidak menyerah dan terus berusaha. Continue reading Belajar Sabar